Prof Suci: Menulis Jurnal Berani Diejek, Dicacimaki, dan Ditolak

Posted by

Unnes sebagai rumah ilmu harus terus meningkatkan prestasi akademik. Tidak hanya oleh mahasiswa, namun juga oleh para tenaga pengajar. Salah satu caranya dengan mengembangkan publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi.

Ketua Manuskrip Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti MSi menyampaikan itu saat memberi pendampingan kepada 43 dosen di Fakultas Hukum kampus Sekaran baru baru ini.

Prof Suci menyampaikan, ada beberapa kiat saat menulis jurnal antara lain mau Legowo, diejek, dicacimaki, dan ditolak, namun harus tetap semangat serta pantang mundur.

Selain itu, kata Prof Suci, harus menjaga stamina menulis diantaranya rajin mengikuti seminar (baik lokal, nasional, internasional), meng update diri dengan jurnal internasional terkait dengan topik dan bidang keahlian.

Kemudian, berlatih menjadi kolomnis atau penulis di media massa untuk mengasah menulis, menanggapi suatu permasalahan hangat yang ada serta menyanggah pendapat publik, serta tetap membaca, membaca dan membaca, terang Prof Suci.

Prof Suci berharap, klinik manuskrip ini semoga dapat memberikan pencerahan bagi para dosen dalam membuat artikel yang nantinya dapat dipublikasikan di jurnal internasional yang bereputasi.

Prof Suci menambahkan, Unnes sudah berlangganan jurnal internasional beputasi yakni Oxford, Springer, dan Emerald, jurnal ini bisa sebagai bahan acuan.


from Universitas Negeri Semarang


Pasang iklan disini untuk muncul di tiap artikel (ukuran 300px)
Blog, Updated at: 12:36:00

0 comments:

Post a Comment

Sekitar Unnes On Twitter